Pengertian Evaluasi Menurut Nana Sudjana (2009)

February 16, 2019
Evaluasi menurut Nana Sudjana (2009)
Pengertian Evaluasi Menurut Sudjana (2009), Pengukuran dalam pendidikan bersifat kongkrit, objektif, dan didasarkan atas ukuran-ukuran yang umum dan dapat dipahami secara umum pula.Contoh, pelaksanaan shalat.Seseorang yang shalat dapat diukur dan dinilai.Pengukuran shalat dilakukan pada aktivitas yang berkaitan dengan pelaksanaan syarat-syarat dan rukun-rukunnya. Bila hal tersebut terpenuhi, maka shalatnya dianggap sah dan seorang muslim terbebas dari kewajiban shalat. Sedangkan penilaian shalat yang berkaitan dengan abad-adab, seperti keihklasan, kekhusu’an, dan sebagainya akan sulit untuk dilihat. Penilaian dalam aspek ini hanya bisa dilihat dari aktivitas yang dilakukannya sehari-hari saat ia melaksanakan shalat. Penilaian lebih sulit daripada pengukuran, apalagi jika dikaitkan dengan nilai aspek-aspek keagamaan, sudah barang tentu penilaian untuk manusia menjadi wewenang Tuhan. (Lubis, 2018).

Dalam proses belajar mengajar, evaluasi menempati kedudukan yang penting dan merupakan bagian utuh dari proses dan tahapan kegiatan pembelajaran. Dengan melakukan evaluasi, guru dapat mengukur tingkat keberhasilan proses pembelajaran yang dilakukannya, pada tiap kali pertemuan, setuap catur wulan, setiap semester, setiap tahun, bahkan selama berada pada satuan pendidikan tertentu. Dengan demikian, setiap kali membahas proses pembelajaran, maka berarti kita juga membahas tentang evaluasi, karena evaluasi inklusif di dalam proses pembelajaran (Lubis, 2018).

Evaluasi atau penilaian menurut Nana Sudjana diartikan sebagai proses menentukan nilai suatu objek tertentu berdasarkan suatu kriteria tertentu. Proses tersebut berlangsung dalam bentuk interpretasi yang diakhiri dengan judgment. Interpretasi dan judgment merupkan tema penilaian atau evaluasi yang mengimplikasikan adanya suatu perbandingan antara kriteria dan kenyataan dalam konteks situasi tertentu (Sudjana, 2009: 3).

DAFTAR PUSTAKA
Nana Sudjana, Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar, (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2009).

Artikel Terkait

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »
Penulisan markup di komentar
  • Untuk menulis huruf bold gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>, dan silakan parse kode pada kotak parser di bawah ini.

Disqus
Tambahkan komentar Anda

No comments